EXPERIENCE THE COFFEE. A TASTE THAT YOU CAN'T NEVER TELL.

Mencicipi Kopi Nusantara

Buat kamu-kamu pecinta kopi, pasti bakal tertarik untuk bisa mencicipi segala jenis kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Karena bagi pecinta kopi sebenarnya mencicipi kopi itu adalah suatu seni tersendiri. Oleh karena itu mereka pecinta kopi mudah saja membedakan mana jenis kopi yang berkualitas dan tidak. Cuma dengan mencium aroma dan mencicipinya, kita bisa tahu apakah kopi tersebut telah diproses dengan benar dari awal hingga penyeduhan dan penyajiannya.

Apalagi bagi para penikmat kopi ketika mengkonsumsinya, kita tidak mencampurkannya dengan gula maupun krim dan yang lainnya. Karena jika menambahkan rasa lainnya ke dalam kopi malah akan menutupi cita rasa asli kopinya sendiri.
Saat ini dari International Coffee Organization mencatat ada empat jenis kopi yang aktif diperdagangkan di dunia, yaitu Kopi Arabika, Robusta, Liberika, dan Excelsa. Yang sangat populer adalah jenis kopi Arabika dan Robusta.

Menurut survey Indonesia adalah negara penghasil kopi terbesar ketiga dunia, setelah Brasil dan Vietnam. Berproduksi rata-rata mencapai 685.000 ton per tahunnya atau kurang lebih 9 persen dari produksi kopi dunia.

Di Indonesia sendiri memiliki berbagai macam kopi khusus yang terkenal, sekitar 16 daerah di Indonesia yang sudah tersertifikasi indikasi geografis. Kopi Arabika Gayo, kopi Arabika Kintamani Bali, kopi Arabika Flores Bajawa, kopi Arabika Flores Bajawa, kopi Arabika Kalosi Enrekang, kopi Arabika Toraja, kopi Arabika Preanger, kopi Arabika Ijen Raung, kopi Robusta Lampung, kopi Arabika Java Sindoro Sumbing, kopi Arabika Sumatra Simalungun, kopi Liberika Tungkal Jambi, kopi robusta semendo, kopi Liberika Rangsang Meranti, kopi Sumatra Koetintji, kopi Robusta Pinogu, dan kopi Robusta Empat Lawang.

Selain itu, Indonesia juga memiliki kopi khusus yang terkenal. Salah satunya kopi khas Indonesia sesuai indikasi geografis yaitu kopi luwak. Dari jenis kopi Arabika, biji kopi yang dimakan oleh luwak/musang kelapa ini lalu biji kopi yang masih terlindung dari kulit kerasnya tidak tercerna sehingga keluar bersama kotoran luwak. Hal ini terjadi karena luwak memiliki sistem pencernaan yang sederhana, sehingga makanan yang keras seperti biji kopi ini tidak dapat tercerna. Dan kopi luwak ini termasuk keunggulan Indonesia karena keunikan prosesnya dan citarasa yang spesial maupun aromanya yang khas. Kopi luwak ini juga merupakan salah satu jenis kopi tergolong mahal harganya.

Kopi saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup, minum kopi bukan hanya tuntutan lidah saja namun meminum kopi ini sudah menjadi pelengkap suasana yang harus ada kesehariannya. Kopi pun juga bisa memberi efek yang berbeda untuk setiap orang. Ada yang tahan kantuk setelah meminum kopi, ada juga yang malah bisa tidur lelap setelah meminum dan menikmati kopi. Karena kopi itu sendiri memiliki beberapa manfaat yang sangat berguna bagi tubuh kita.

Nah, dari daerah di Indonesia yang menghasilkan kopi saya baru hanya mencicipi beberapa saja. Seperti kopi Arabika Gayo, Kopi Kintamani Bali, Kopi Robusta Lampung, kopi Arabika Toraja, kopi Arabika Preanger, kopi Liberika Rangsang Meranti, kopi Robusta Sidikalang dan kopi Arabika Flores Bajawa.

Kopi Arabika Gayo, So far rasanya yang nikmat banget bagi pecinta kopi seperti saya. Saat diseruput pertama kali kopinya so yummy, light dan nikmatnya kerasa banget.Tidak terasa pahitnya dan ketika seruputan terakhir berasa buah kopinya. Dan kopi Gayo ini favorit saya. 🙂

Kopi Kintamani Bali, saat di seduh its so creamy. Kopi ini memiliki aroma segar dengan citarasa lebih lembut dibanding kopi nusantara lainnya loch.

Kopi Robusta Lampung, aromanya yang kuat dan rasanya sangat lembut seperti bubuk coklet yang diseduh. 🙂

Kopi Arabika Toraja, kopi yang paling dikenal dari Sulawesi ini bagi saya rasanya agak strong dan rasa asamnya yang tinggi inilah salah satu ciri khas dari Kopi Toraja. Kopi ini hampir mirip-mirip dengan kopi dari Sumatera, tapi aromanya memiliki kekhasan sendiri. 🙂

Kopi Arabika Preanger, kopi dari daerah Jawa Barat ini saya boleh katakan kopi yang cukup ringan atau smooth. Aromanya yang unik dan citarasa yang lembut cocok untuk dijadikan sebagai pilihan untuk menemani aktivitas sehari-hari dan juga untuk bersantai-santai.

Kopi Liberika Rangsang Meranti, bagi saya rasanya lumayan amat kuat tapi tetap masih nikmat.

Kopi Robusta Sidikalang, kopi yang berasal dari Sumatera Utara ini kopi robusta terbaik penyaing kopi Brasil. Bagi saya citarasa kopinya paling berat nich, rasanya sendiri agak lumayan pahit. Ketika diseduh kopinya creamy banget dan kopi ini oke banget.

Kopi Arabika Flores Bajawa, nah kalo yang ini khas dan unik juga. Saat diseduh bau kopinya kuat banget ada bau-bau bunganya gitu. Rasanya pun tak kalah nikmat dari kopi yang lainnya, kental, kuat dan enak. Tingkat keasamannya menurut saya sedang la ya, ada rasa manisnya juga jika benar-benar dirasa.

Kalo menurut kamu-kamu pecinta kopi, sudah mencicipi kopi dimana saja di Indonesia?

Mana kopi yang favorit menurut lidahmu?

Icip-icip yuk… 😉

Sumber: vemasyafei.com

Share this post
  


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: